Kuningan, – BIN808.COM || Objek wisata Lagoon Linggarjati Wahana terus menunjukkan perkembangan positif sejak mulai beroperasi pada 23 Maret 2025. Mengusung konsep perpaduan antara kafe, restoran, dan wahana hiburan keluarga, tempat ini menjadi salah satu destinasi baru yang menarik di Kabupaten Kuningan. 27/3/2026
Admin Lagoon, Pak Arif, didampingi Marketing Operasional Pak Dekas Ardhian, menjelaskan bahwa konsep utama yang dihadirkan adalah kenyamanan pengunjung dalam satu kawasan terpadu.
“Kami mengusung konsep cafe dan resto yang dipadukan dengan wahana hiburan keluarga, sehingga pengunjung bisa menikmati suasana nyaman sekaligus rekreasi,” ujarnya.
Daya Tarik dan Target Pengunjung
Lagoon Linggarjati menawarkan berbagai wahana, mulai dari permainan anak hingga aktivitas keluarga, yang diklaim menjadi salah satu wahana terpadu di Kuningan. Target utama pengunjung adalah keluarga, anak-anak, dan remaja.
Sejak dibuka, jumlah pengunjung disebut mengalami peningkatan signifikan setiap bulan.
Jumlah Pengunjung dan Kapasitas
Dalam operasional harian, Lagoon mencatat rata-rata kunjungan sekitar 100 hingga 200 orang per hari. Sementara pada kondisi tertentu (di luar musim ramai), jumlah pengunjung berada di kisaran 30–50 orang.
Adapun kapasitas maksimal kawasan, baik di area kafe maupun wahana, masing-masing mencapai sekitar 100 orang.
Sistem Tiket dan Target Pendapatan
Pengelola menerapkan sistem pembayaran per wahana, namun juga menyediakan paket bundling senilai Rp100 ribu untuk menikmati seluruh wahana.
Untuk target pendapatan, pengelola menargetkan omzet sekitar Rp250 juta per bulan atau sekitar Rp1,8 miliar per tahun.
Keamanan dan Pengawasan
Dalam aspek keselamatan, Lagoon menyediakan dua lifeguard yang bertugas secara bergantian. Hingga saat ini, pihak pengelola mengklaim belum pernah terjadi insiden kecelakaan di area wisata.
Perizinan dan Pengawasan
Pengelola menyatakan seluruh wahana telah memiliki izin operasional dan memenuhi standar dari dinas terkait. Pengawasan dari pemerintah daerah juga dilakukan secara rutin hingga tiga kali dalam seminggu.
Fasilitas dan Pengembangan
Berbagai fasilitas telah tersedia, seperti area parkir, toilet, mushola, dan cafe & resto. Ke depan, pengelola berencana menambah area kolam renang sebagai bagian dari pengembangan.
Untuk pengelolaan air, sumber air berasal dari tangki dan sumur bor, sementara limbah air diklaim aman dialirkan ke saluran pembuangan.
Dampak Ekonomi
Keberadaan Lagoon Linggarjati juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar dengan menyerap tenaga kerja lokal sebanyak lima orang.
Selain itu, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) disebut mencapai Rp5 juta hingga Rp10 juta, yang disalurkan melalui dinas terkait.
Tantangan dan Strategi
Pengelola mengakui tantangan terbesar adalah munculnya objek wisata baru yang menjadi pesaing. Untuk itu, mereka mengandalkan promosi melalui media sosial serta berbagai event.
Beberapa kegiatan rutin yang digelar antara lain lomba renang tahunan dan event olahraga seperti lari (fun run).
“Kami terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat daya tarik agar tetap menjadi pilihan wisata keluarga,” tambahnya. (Red)


