Jakarta, – BIN808.COM || Akhirnya topeng kekuasaan itu runtuh. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menangkap dan menahan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang membuka borok busuk tata kelola proyek di Kabupaten Bekasi.20/12/2025
Yang lebih menjijikkan, kejahatan ini tidak dilakukan sendirian. Ayah kandung sang bupati — HM Kunang, Kepala Desa aktif — ikut digulung KPK. Fakta ini menjadi tamparan keras bagi moral penyelenggara negara: jabatan diwariskan, proyek diperjualbelikan, dan APBD dijadikan mesin ATM keluarga.
💣 MODUS: IJON PROYEK, UANG MUKA SEBELUM LELANG
Berdasarkan keterangan resmi KPK, Ade Kuswara Kunang diduga menjual proyek sebelum dilelang. Uang haram dikucurkan oleh pihak swasta agar proyek “diamankan”.
Ini bukan korupsi recehan — ini perampokan sistematis.
🔴 Dugaan uang ijon: ± Rp 9,5 miliar
🔴 Total aliran dana gelap: ± Rp 14,2 miliar
Angka ini bukan sekadar statistik.
Ini uang rakyat Bekasi yang seharusnya untuk jalan, sekolah, rumah sakit, dan kesejahteraan warga.
🧨 DINASTI KORUPSI: KELUARGA MASUK, RAKYAT DIKELUARKAN
Keterlibatan ayah kandung bupati menegaskan satu hal:
👉 Ini bukan kesalahan personal, ini pola.
👉 Ini bukan kecelakaan jabatan, ini dinasti korupsi.
Ketika kekuasaan daerah dikunci oleh keluarga, maka:
- Proyek jadi barang dagangan,
- Lelang hanya formalitas,
- Kualitas pembangunan dikorbankan,
- Rakyat hanya jadi penonton.
⚖️ PASAL BERAT, ANCAMAN PENJARA PANJANG
Para tersangka dijerat:
- Pasal 12 huruf a/b UU Tipikor
- Pasal 11 & Pasal 5 ayat (2)
- jo. Pasal 55 KUHP
Ancaman hukuman: penjara belasan hingga puluhan tahun.
Mengingatkan: hukum tidak boleh berhenti di OTT.
🚨 PERINGATAN KERAS
❌ Jangan jadikan OTT sebagai panggung pencitraan.
❌ Jangan biarkan aktor besar di belakang layar lolos.
❌ Jangan hentikan perkara hanya pada tiga nama.
Kami mendesak:
- 1. Audit total APBD Bekasi 2024–2025
- 2. Telusuri semua proyek yang “menang tender” secara janggal
- 3. Bongkar jaringan kontraktor, makelar proyek, dan oknum birokrasi
- 4. Sita aset hasil kejahatan, bukan hanya penjarakan pelaku
📣 PENUTUP: PESAN UNTUK SELURUH KEPALA DAERAH
Kasus Bekasi adalah alarm nasional.
Siapa pun yang menjadikan jabatan sebagai ladang bisnis, siapa pun yang menjual proyek, siapa pun yang melibatkan keluarga dalam kejahatan anggaran —akan menyusul ke sel tahanan.(Red)

