Pesawaran, Lampung, – BIN808.COM || Suasana duka menyelimuti rumah keluarga saat jenazah prajurit Marinir TNI Angkatan Laut yang gugur dalam peristiwa longsor saat latihan pra-tugas Papua di Cisarua, Bandung Barat, tiba di kampung halamannya.
Jenazah Praka Anumerta Muhammad Dirwa Alfalah bin Ciptoyo tiba di rumah duka di Desa Batanghari Ogan, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Jumat (6/2/2026), dengan iringan kendaraan militer dari Korps Marinir TNI AL.
Tangis haru keluarga pecah saat jenazah diturunkan dari kendaraan militer. Doa dan lantunan kalimat tauhid mengiringi prosesi penyambutan oleh keluarga dan para pelayat yang memadati rumah duka.
Setibanya di kediaman, jenazah secara resmi diserahkan oleh perwakilan Batalyon Infanteri 9 Marinir (Yonif 9/Beruang Hitam) kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dishalatkan bersama keluarga serta masyarakat.
Sebelumnya, jenazah almarhum telah dishalatkan di Jakarta sebelum diterbangkan ke Provinsi Lampung, kampung halaman almarhum.
Usai pelaksanaan shalat jenazah di rumah duka, jenazah kembali diserahkan kepada Kesatuan Marinir TNI AL untuk prosesi pemakaman secara militer di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Raja Bungsu, Desa Batanghari Ogan, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.
Upacara pemakaman militer yang dilaksanakan oleh Batalyon Infanteri 9 Marinir Yonif 9/Beruang Hitam merupakan bentuk penghormatan terakhir negara atas jasa dan pengabdian Praka Anumerta Muhammad Dirwa Alfalah bin Ciptoyo yang gugur dalam menjalankan tugas negara.(Red)

