Rapat Koordinasi Bantuan dan Pemulihan Bencana: Donasi Terkumpul Rp2 Miliar, Fokus Berlanjut ke Tahap Recovery dan Rehabilitasi

Posted by : bincom1 January 9, 2026

Tangerang, – BIN808.COM || Pemerintah Kota Tangerang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), MUI, organisasi kemasyarakatan, serta lintas komunitas masyarakat menggelar Rapat Koordinasi Bantuan dan Pemulihan Bencana sebagai tindak lanjut aksi kemanusiaan terhadap korban bencana alam di Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, dan Jawa.9/1/2026

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa total donasi yang berhasil dihimpun hingga saat ini mencapai sekitar Rp2 miliar. Dana tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, dunia usaha, serta berbagai elemen sosial yang terlibat dalam gerakan kemanusiaan bersama.

Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa seluruh bantuan yang telah disalurkan merupakan bagian dari upaya tanggap darurat yang telah dilaksanakan di berbagai wilayah terdampak, termasuk daerah dengan akses sulit. Bantuan meliputi distribusi logistik, layanan kesehatan, pendirian posko kesehatan, dapur umum, bantuan air bersih, pembukaan akses jalan tertimbun longsor, hingga pembangunan jembatan darurat dan hunian sementara.

“Seluruh elemen yang terlibat kami apresiasi, termasuk relawan, komunitas, dan instansi yang telah bekerja di lapangan. Meski masih ada kegiatan yang belum seluruhnya terlaporkan, semangat kebersamaan ini menjadi kekuatan utama gerakan kita,” ujar koordinator rapat.

Disepakati bahwa seluruh dana donasi dikelola melalui BAZNAS sebagai lembaga yang dipercaya bersama. Penyaluran dana dilakukan sesuai perencanaan kegiatan yang telah disepakati, dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Laporan keuangan akan disampaikan secara terbuka kepada para pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Kasdam III/Slw Pimpin Ziarah Rombongan HUT ke-79 Kodam III/Slw

Hingga saat ini, dana yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp1 miliar, mencakup:

  • Bantuan ke Sumatera Barat
  • Bantuan ke Sumatera Utara
  • Bantuan ke Aceh
  • Program layanan kesehatan, logistik, dan pemulihan infrastruktur dasar
  • Masuk Tahap Recovery dan Rehabilitasi

Selain tanggap darurat, rapat menegaskan komitmen untuk melanjutkan program ke tahap recovery dan rehabilitasi, khususnya menjelang bulan Ramadan. Program prioritas tahap awal difokuskan pada:

  1. Renovasi rumah ibadah yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat bencana

Penyediaan dan perbaikan sumber air bersih bagi masyarakat sekitar

Sebagai proyek percontohan, direncanakan renovasi 5 rumah ibadah, dengan rincian 4 lokasi di Aceh dan 1 lokasi di wilayah terdampak Semeru, Jawa Timur. Renovasi ini ditargetkan selesai agar dapat dimanfaatkan masyarakat selama Ramadan sebagai tempat ibadah, berlindung, dan aktivitas sosial keagamaan.

“Recovery versi kita adalah memastikan masyarakat bisa kembali beribadah dengan layak dan menjalani Ramadan dengan lebih baik meski dalam kondisi pascabencana,” jelas koordinator.

Penggalangan dana akan kembali digerakkan dengan pendekatan yang lebih spesifik dan terarah, seperti:

  • Program “Renovasi Rumah Ibadah Pascabencana”
  • Pelibatan sekolah-sekolah, RT/RW, dan komunitas masyarakat
  • Kolaborasi lanjutan dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat
  • Dengan pendekatan ini, diharapkan partisipasi masyarakat semakin meningkat karena sasaran bantuan lebih jelas dan berdampak langsung.
Baca Juga :  Drs. H. Komar Hermawan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ciamis Gelar RESES Pertama Di Desa Mulyasari

Apresiasi dan Komitmen Berkelanjutan

Seluruh peserta rapat menyepakati bahwa gerakan kemanusiaan ini akan terus berjalan, tidak hanya berhenti pada misi pertama. Pemerintah daerah, BAZNAS, MUI, dan lintas komunitas berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak hingga proses pemulihan berjalan lebih baik.

“Jika tidak bisa membantu dengan materi, bantulah dengan tenaga, pikiran, ide, dan doa. Kebersamaan adalah kunci dari seluruh gerakan ini,” tutup pernyataan rapat.(Zowan) 

RELATED POSTS
FOLLOW US

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *