Kota Tangerang ,- BIN808.COM || Pasar Baru Lembang Ciledug memasuki fase strategis pengisian lapak oleh calon tenant usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah pelaku UMKM menyatakan kesiapan bergabung untuk menjadi bagian dari pasar tradisional yang dikelola secara lebih tertata, modern, dan berdaya saing di wilayah Ciledug, Kota Tangerang.18/12/2025
Pasar Baru Lembang Ciledug dikelola oleh PT BUMI JAWA RENTSPACE (BJR) dengan sistem penjaringan tenant yang dilakukan secara terbuka dan transparan, serta mengutamakan UMKM lokal. Langkah ini ditujukan untuk membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang sehat, adil, dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari program modernisasi pasar tradisional, pengelola Pasar Baru Lembang Ciledug menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk guna memperkuat sistem transaksi non-tunai sekaligus mendorong inklusi keuangan bagi para pedagang.
“Pasar Baru Lembang Ciledug kami rancang sebagai ruang ekonomi rakyat yang tertib, mudah diakses, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui kolaborasi ini, para pedagang difasilitasi pembukaan rekening usaha gratis, penggunaan QRIS, serta pembuatan NIB tanpa biaya,” ujar Bung Zigo, Kepala Pengelola Pasar Baru Lembang Ciledug.
Melalui kolaborasi tersebut, setiap calon tenant UMKM akan memperoleh pembukaan rekening Bank Mandiri secara gratis, aktivasi QRIS, serta pendampingan dan fasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) tanpa dipungut biaya. Program ini diharapkan mampu mempermudah legalitas usaha sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing UMKM.
“Kami ingin pedagang kecil merasa dipermudah, bukan dibebani. Legalitas usaha seperti NIB sering dianggap rumit, padahal sangat penting. Di Pasar Baru Lembang Ciledug, semua kami bantu secara gratis agar UMKM dapat fokus berdagang dan berkembang,” tambah Bung Zigo.
Pengelola menegaskan bahwa penerapan sistem transaksi digital akan berjalan berdampingan dengan transaksi tunai, sehingga seluruh lapisan masyarakat tetap terlayani tanpa menghilangkan karakter dan nilai-nilai pasar tradisional.
Dengan pendekatan kolaboratif ini, Pasar Baru Lembang Ciledug diharapkan dapat menjadi model transformasi pasar tradisional di Kota Tangerang, di mana sinergi antara pengelola pasar, UMKM, dan BUMN mampu menciptakan pusat ekonomi rakyat yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. (Zowan)

