Tangerang,- BIN808.COM || Upaya penataan dan penguatan sektor perdagangan rakyat di Kota Tangerang kembali memperoleh momentum melalui soft launching Pasar Lembang Baru yang berlokasi di Kecamatan Ciledug. Kehadiran pasar ini diproyeksikan menjadi solusi konkret atas berbagai persoalan pasar tradisional, mulai dari aspek legalitas, kebersihan, hingga keterbatasan fasilitas yang selama ini dihadapi pedagang kecil.8/2/2026
Rangkaian acara soft launching berlangsung khidmat dan meriah. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh Al Ustadz Khoirul Sofian. Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Camat Ciledug, H. Ayi Nuryadin, S.Kom., M.M., yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan resmi.
Dalam sambutannya, Camat Ciledug menegaskan bahwa Pasar Lembang Baru diharapkan menjadi model pasar rakyat yang tertata, legal, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan pedagang. Ia menilai pengelolaan pasar secara profesional merupakan instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tingkat lokal sekaligus mendukung agenda penataan kota.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Lurah Sudimara Barat, H. Suhanda, S.IP., M.Si., yang memaparkan latar belakang serta urgensi kehadiran Pasar Lembang Baru. Menurutnya, pasar ini menjadi langkah strategis untuk mengakhiri praktik perdagangan di ruang publik yang tidak semestinya serta menciptakan lingkungan niaga yang lebih tertib, aman, dan manusiawi.
Sebagai simbol rasa syukur, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Direktur PT Bumi Jawa Rentspace selaku pengelola pasar. Acara kemudian dimeriahkan dengan berbagai kegiatan sosial dan hiburan masyarakat, antara lain lomba karaoke, senam aerobik, kompetisi Mobile Legends, santunan anak yatim, bazar UMKM, senam budaya, diskusi publik, sosialisasi inline shop Trio Lato, hingga penampilan musik BBC Music.
Direktur Utama PT Bumi Jawa Rentspace sekaligus pengelola Pasar Lembang Baru, Dr. Brian Yunendar, S.T., S.H., M.H., M.Kn., menegaskan bahwa pasar ini dirancang sebagai ruang ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pasar Lembang Baru kami konsepkan sebagai pasar yang bersih, modern, dan layak, baik bagi pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen. Pasar ini juga menjadi solusi legal bagi para pedagang yang sebelumnya beraktivitas di lokasi yang bermasalah dari sisi perizinan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen menjadikan Pasar Lembang Baru sebagai pusat pengembangan UMKM melalui kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah. Dengan dukungan regulasi dan manajemen profesional, diharapkan para pedagang kecil dapat meningkatkan kapasitas usaha serta memperoleh kepastian ekonomi jangka panjang.
“Ke depan, area pasar lama di bagian depan diharapkan tidak lagi difungsikan. Seluruh aktivitas perdagangan akan dipusatkan di Pasar Lembang Baru sebagai ruang usaha yang tertib, aman, nyaman, dan berdaya saing,” tambahnya.
Pandangan serupa disampaikan Bagas Pangestu Pribadi, S.H., M.A.K., yang menilai kehadiran Pasar Lembang Baru sebagai fondasi penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Menurutnya, penguatan sektor ekonomi rakyat merupakan kunci ketahanan ekonomi daerah yang berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi nasional.
Acara soft launching ini turut dihadiri berbagai tokoh dan pemangku kepentingan, antara lain:
- Jajaran direksi PT Bumi Jawa Rentspace,
- Camat Ciledug,
- Direktur Utama PD Pasar Kota Tangerang,
- Ketua Umum BPASI 1,
- Ketua FWJI Tangerang Kota,
- Ketua Media Independent Online,
- Ketua DPD ABSI Kota Tangerang,
- Ketua MUI Kecamatan Ciledug,
- Keluarga besar H. Muhammad,
- Serta para ketua RT setempat.
Dengan diresmikannya Pasar Lembang Baru, pemerintah daerah dan pengelola berharap pasar ini mampu menjadi ruang transaksi yang tertib dan berkeadilan, sekaligus mendorong transformasi nasib pedagang kecil menuju kehidupan ekonomi yang lebih layak, aman, dan bermartabat.(Red)

